img-post

gemakeadilan.com- Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) 2021, Thufail Addausi resmi diberhentikan oleh Senat Mahasiswa Universitas Diponegoro pada Selasa (02/02). Pemberhentian tersebut diputuskan sebagai tindak lanjut dari pemanggilan Thufail oleh Senat Mahasiswa Undip satu hari sebelumnya  karena dianggap telah melanggar Pasal 23 ayat 5 Pedoman Pokok Organisasi (PPO). Sebagaimana yang diketahui, dalam Pasal tersebut dijelaskan bahwa ketua dan wakil ketua BEM Undip diwajibkan membentuk kabinet selambat-lambatnya 30 hari sejak pengumuman hasil Pemilihan Raya (Pemira).

Namun, hingga batas waktu berakhir kabinet tak kunjung terbentuk.

Saat dimintai keterangan oleh Senat Mahasiswa, Thufail berdalih bahwa pelanggaran terhadap ketentuan PPO tersebut terjadi karena sebelumnya ia telah mengajukan surat pengunduran diri. Keterangan tersebut juga dikonfirmasi oleh wakilnya, Chory yang turut membenarkan bahwa setidaknya Thufail telah mengirimkan surat pengunduran diri sebanyak tiga kali.

“Pada tanggal 28 Desember Daus juga sempat menyurat kepada pihak Panlih Pemira Undip terkait surat pengunduran diri namun ditolak dikarenakan sudah diverifikasi sebagai calon Kabem dan Wakabem Undip dan juga sudah ditetapkan sebagai Kabem dan Wakabem Undip 2021 oleh Panlih. Lalu pada tanggal 13 Januari surat pengunduran diri ditujukan untuk pihak Senat dan surat tersebut ditolak dikarenakan salah dalam penggunaan materai, dan pada tanggal 26 Januari surat pengunduran diri yang ditujukan untuk pihak Senat, surat yang masuk tersebut sah dalam hal administrasi,” ucap Chory.

Thufail menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga alasan yang membuat ia mengajukan surat pengunduran diri sebagai Ketua BEM Undip 2021. Alasan tersebut adalah karena kesehatannya yang menurun karena sebelumnya sempat terkena COVID, permasalahan finansial, dan permasalahan akademik dengan dosen pembimbing karena akan melakukan penelitian ke luar negeri dengan jangka waktu yang belum ditentukan.

Thufail juga menambahkan bahwa dirinya dari awal memang tidak berniat maju sebagai Calon Ketua BEM Undip 2021. Ia menututrkan bahwa majunya ia dalam Pemira datang hanya dari dorongan teman semata.

“Menanggapi ingin maju menjadi Calon Kabem pada pertengahan periode tahun lalu hanya candaan semata,” pungkas Thufail.

Sebagai tindak lanjut, Senat Mahasiswa Undip selanjutnya mengeluarkan surat keputusan yang berisi pengangkatan M.Chory Firdaus sebagai Ketua BEM Undip 2021 yang baru. Chory yang sebelumnya merupakan Wakil Ketua BEM Undip 2021 juga diberikan perpanjangan waktu pembentukkan kabinet hingga lima hari setelah dirinya diangkat menjadi Ketua BEM Undip 2021 yang baru. 

 

Ridho

Redaksi